Minggu kemarin papaku nanya apakah aku keberatan kalo di - add lagi ke grup WhatsApp keluarga. Aku menolak. Not because I am sombong atau gamau bergaul sama yang lain atau apapun itu. (Apalah akutuu, cuma remah-remah rempeyek diatas meja warteg) I have nothing to sombong about, anyway, but I get more selective.
I am not interested to communicate in a regular basis with people I dont feel connected with (meski pun kami punya hubungan darah sekian persen) - mengingat aku pun bahkan tidak tumbuh besar bersama beliau (read: papa).
I am only close to 1-2 cousins, and the relationship I have with the rest of them is simply basa-basi. I am a bad basa-basier.
Sebegitunya aku mem-filter pergaulanku, online and offline. Dengan teman, mau pun keluarga. I have no energy to cater any drama (kuperkirakan itu pasti terjadi, cepat atau lambat), apalagi family drama.
So don't give me wrong dad...
Papa yg sudah naik pangkat jadi Opa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar