Kamis, 05 Desember 2019

Blunder

Sempat ada kejadian yang sebenarnya (aku akui) itu adalah kesalahanku.
Seperti kebocoran dalam sebuah ban mobil, dan aku membuat lubangnya dengan besar, sehingga kmu harus berkorban untuk menambalnya.

I believe love needs some adjustment.
No, I don't call it as sacrifice.

Berkorban buatku artinya melakukan sesuatu dengan (sedikit) keterpaksaan.
Sementara penyesuaian adalah hal yang ingin aku lakukan dengan ikhlas.

Mungkin buat banyak orang, aku (akan) dianggap ga punya pendirian, plin plan dalam hal pengambilan keputusan.
Tapi bukankah semua pertemuan, semua kejadian, menjadi ada karena rencana-Nya dan bukan kebetulan semata?
Perkara "sepele" perasaan yang baik juga ga akan timbul tanpa campur tangan-Nya, bukan?
Atau, ada yang masih menganggap bahwa takdir adalah hal yang diada-adakan?

Aku memang ga butuh persetujuan siapa pun dengan kondisiku yang sekarang.
Tapi aku jelas butuh dukungan moral dan emosional.

Jadi maafkan aku, lupakan, dan jangan pernah lagi mengungkitnya.




Jakarta Aquarium w/ ur budget